Buta Warna Terjadi Karena Ketrunan ?

Buta warna yang terjadi karena keturunan/genetik lebih banyak dialami laki-laki. Dalam suatu penelitian, 1 dari 12 orang laki-laki mengalami buta warna, sementara 1 dari 200 orang perempuan mengalami buta warna.

index

Buta warna karena keturunan terjadi secara criss cross inheritance (penurunan silang), yaitu seorang ayah yang buta warna akan menurunkan sifat buta warnanya itu kepada anak perempuannya, sementara ibu yang memiliki sifat buta warna akan menurunkan sifat buta warnanya kepada anak laki-lakinya.

Sebagaimana diketahui, kromosom seorang perempuan adalah XX, sedang seorang laki-laki adalah XY. Gen buta warna termasuk gen resesif, artinya tidak akan tampak jika bertemu dengan gen normal yang sifatnya dominan.

Gen buta warna selalu terpaut pada kromosom X, akibatnya, terkait buta warna, seorang perempuan mempunyai tiga kemungkinan: normal dan tidak menurunkan sifat buta warna untuk semua anaknya, normal tapi mampu menurunkan sifat buta warna pada anak laki-lakinya, serta kemungkinan ketiga ia mengalami buta warna dan menurunkannya kepada anak laki-lakinya. Seorang perempuan yang buta warna bisa dipastikan akan memiliki anak laki-laki yang buta warna.
Sementara seorang laki-laki hanya ada dua kemungkinan, yaitu normal dan tidak menurunkan sifat buta warna kepada anak-anaknya, atau kemungkinan kedua ia mengalami buta warna dan menurunkan sifat buta warnanya kepada anak perempuannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s